Buku ini membahas pentingnya peran umpan balik (feedback) dalam meningkatkan performa keterampilan klinis mahasiswa kedokteran, khususnya setelah pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE). OSCE merupakan metode penilaian terstandar yang menilai kemampuan klinis mahasiswa secara objektif melalui skenario simulasi. Feedback menjadi elemen penting dalam proses ini karena tidak hanya menilai kinerja, tetapi juga mendukung refleksi diri, perbaikan berkelanjutan, dan peningkatan efikasi diri mahasiswa.
Berbagai jenis feedback seperti lisan, tertulis, dan dari sejawat beserta model-model pemberian feedback seperti Sandwich, Pendleton, ALOBA, One-Minute Preceptor, R2C2, dan SET-GO merupakan metode feedback saat ini. Penekanan diberikan pada efektivitas feedback yang spesifik, tepat waktu, dan berfokus pada tindakan, serta pentingnya komunikasi dua arah antara pendidik dan mahasiswa. Konteks, seperti lingkungan belajar dan kredibilitas pemberi feedback, turut memengaruhi keberhasilan implementasinya.
Integrasi feedback dalam kurikulum OSCE secara menyeluruh dan penggunaan instrumen evaluatif seperti Feedback Quality Instrument (FQI) dan 360-degree assessment direkomendasikan untuk menjamin kualitas pendidikan klinis. Penguatan literasi feedback dan pembentukan budaya akademik yang mendukung feedback sebagai proses kolaboratif sangat penting untuk membentuk lulusan kedokteran yang profesional dan reflektif.
Penulis :
dr. I Gusti Ayu Sri Darmayani, SpOG, MpdKed
dr. Ida Bagus Amertha Putra Manuaba, S.Ked.M.Biomed, Ph.D.
dr. I Gede Putu Supadmanaba, M.Sc
dr. Anak Agung Bagus Putra Indrakusuma, S.Ked
dr. Made Violin Weda Yani, S.Ked
dr. I Gusti Ayu Harry Sundariyati, MHPE
dr. I Wayan Gede Sutadarma, M.Gizi, Sp.GK(K)
Kadek Meryndha Kumala Tungga
Putu Ari Shanti Dewi, S.Ked
Reviewer : Prof. Dr. Ir. Ida Bagus Putra Manuaba, MPhil.
Penerbit : PT Intisari Jelajah Ilmu